Jumat, 02 April 2010

MENULIS DIATAS PASIR & BATU

Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya.Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir: "HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU" Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kenatampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika diamulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuahbatu: "HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU." Orang yang menolong dan menampar sahabatnya,bertanya,"Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu ?" Temannya sambil tersenyum menjawab,"Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas Pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin."Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut Pandang yang berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaaf kan dan lupakan masalah lalu. Belajarlah menulis di atas pasir...........

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar